MAMA…..
Engkau
bagaikan pelita dalam gelapaku, mentari disiangku, yang selalu meberikan aku
sinar cinta yang penuh dengn ketulusan, ketia aku masih mama kandung, mama
selalu menjagaku, membawaku di mana pun mama pergi, melindungiku dengan do`a
yang selalu mama panjatkan, selma
sembilan bulan sepulu hari. disat aku akan d lahirkan mama memperjuangkan
hidup, sebelah kaki didunia, dan sebelahnya lagi diliang kubur, mama berkuat
menahan sakit, tanpa mengeluh, sedikitpun, di dalam jeritan, mama panjtkan do`a
untuk keselamatanku, agar aku dapat melihat dunia,
Setelah aku keluar dari rahimu, wajah mama
bersinar, dan tersenyum bahagia, melihat aku lahir degan sempurnah sebagai
anak, yang di titipkan oleh tuhan kepada mama. kau peluk aku, kau ciumi pipiku,
kau bisikan dua kalimat sahadat di
telingaku, dan meberitahukan kepadaku “nak inilah dunia” setiap malam
yang sunyi, mama selalu terjaga dalam
tidurmu, tak inigin kau melihat nyamuk menggigit kulitku, hanya suara janggkrik
yang menemani malamu, ketika aku menangis di tengah malam yang dingin, kau
bergegas bangun dari tidurmu , melawan rara ngantuk, dengan jari jemari mu yang
begitu terampil, kau mengangkat tubuh mungilku, dengan penuh kasih sayang, kau
buka sarung dan selimut yang kau pakai saat itu untuk menyelimutiku, kau
sodorrkan susumu padaku, kau letakan telingaku di dadamu, agar aku dapat
mendengarkan denyut jantung mu, di bibirmu keluar syair yang begitu
menenangkan, fajar menyingsing kau
bangun dan segerah ke dapur, memasak makanan untuk ayah dan saudaraku,belum
lagi matahari terbit, air sumur yang dingin, ayam yang baru turun dari pohonya
kau sudah mengumpulkan popok yang telah ku pakai, kau cuci dengan penuh teliti,
sepuh dengan air berulang ulang, dan menjemurnya di bawa matahari pagi ketaka
terbit. Belum lagi istrahat, kau buatkan aku makanan yang enak, lalu kau suapi
aku dengan penuh rasa sabar, tak pernah kau memarahiku ketika mengeluarkan
makanan yang kau suapkan di mulutku. Belum pulah kau sarapan, kau panaskan air
untuk ku mandi,,,, setlah itu kau gendong aku keliling di lingkungan sekitar
rumah sambil menghangatkan tubuhku di bawa sinar matahari pagi mengenalakanku dengan berbagai benda yang kau
lihat, menyanyikan ku lagu lagu yang merdu samapai ku terlelap
Hari berlau
begitu saja, rasa sayang mu padaku tak pernah berkurang sedikit pun. Tak terasa
umurku mencapai usia sekolah , kau mengntarku di sekolah, karena aku tak mau
kau tinggal beberapa hari kau
menungguiku di sekolah, entah apa yang ada di pikiran mu saat itu, kau tetap
tenang di tempat dudukmu,sekali sekali kau menoleh ke arahku, memberikan ku Senyum
manis mu, di dalm hati mu engkau berdoa semoga aku kelak menjadi orang yang
sukses….